Rabu, 29 Februari 2012

BEBERAPA JENIS EMPEK - EMPEK

Indonesia sudah terkenal dengan alamnya yang indah, selain itu kulinernya juga sudah banyak dikenal negara lain.  Salah satu yang terkenal adalah empek-empek dari Palembang, Sumatera Selatan. Menurut cerita, empek-empek mulai dikenal di Sumatera Selatan pada tahun 1617. Saat itu ada lelaki tua keturunan cina (disebut Apek) . Ia  merasa prihatin dengan melimpahnya hasil tangkapan ikan di sungai Musi yang belum dimanfaatkan masyarakat dengan baik. Dari sanalah Apek kemudian mengolahnya menjadi makanan baru, dengan mencampurkan tepung tapioka dan daging ikan giling. Makanan tersebut lalu  dipasarkan dengan berkeliling menggunakan sepeda. Nama pempek sendiri muncul dari kebiasaan konsumen yang memanggil “pek..apek”, ketika mereka ingin membeli dagangan si Apek. Hingga sekarang nama pempek atau empek-empeklah yg dikenal masyarakat luas.

Untuk pertama kalinya empek-empek asli Palembang dibuat dari ikan belida, namun berhubung sekarang ikan tersebut sulit dicari, maka masyarakat menggantinya dengan ikan gabus, dan beberapa jenis ikan laut seperti tengiri. Biasanya untuk menambah kenikmatan pempek Palembang, penyajiannya dilengkapi dengan kuah yg biasa disebut cuko . Kuah tersebut dibuat dari campuran gula jawa, cuka, asam jawa, udang ebi, cabe, serta bawang merah dan bawang putih. Selain itu, ada juga pedagang yag menambahkan irisan timun dan mie dalam penyajian pempek.

Karena semakin tingginya permintan pasar akan empek-empek ini, masyarakat khususnya di Palembang mulai berinovasi dengan membuat beragam jenis empek-empek. Karena itu, tidaklah suatu hal yang mengherankan bila di Palembang akan Anda temui tempat-tempat penjualan empek-empek.

1. Pempek Lenjer




 2. Pempek Adaan




3. Pempek Kapal Selam
  


4. Pempek Panggang





5. Pempek Keriting






6. Pempek kulit





 7. Pempek lenggang




8. Pempek otak-otak




 







































HOTEL INI DIDENDA KARENA BANYAK TIKUS DAN KECOA


 Kesialan tengah menimpa sebuah hotel di Inggris . Hal ini dikarenkan selain hotel dihuni manusia, ternyata penghuni lainnya ada  kecoa dan tikus juga. Bahkan tak tanggung-tanggung “penghuni” lain ini masuk juga  hingga ke kamar-kamar tamu. Akibatnya pemilik hotel ini didenda 5 ribu poundsterling atau sekitar Rp 70,3 juta karena dianggap mengabaikan standar kesehatan.

Ketika melihat tampilan bagian depan hotel yang bermana 'Happyvale Hotel' ini, mungkin orang tidak akan menyangka apa yang ada di dalamnya.

Hasil inspeksi Camden Council, semacam dewan kota terhadap hotel tersebut menemukan serangga dan tikus dalam jumlah banyak. Hewan-hewan tersebut bersembunyi di perabotan, wastafel, toilet dan lubang-lubang stop kontak listrik. Petugas bahkan menemukan kecoa di dekat tempat tidur seorang bayi maupun di dalam makanan si bayi. 


Asisten Direktur Camden Council Bagian Perencanaan dan Regenerasi, Ed Watson, menyatakan Happyvale Hotel gagal memenuhi standar dasar higienitas hotel. Hotel 4 lantai yang berada di Hampstead Road, Highgate, London Utara ini bahkan dinilai sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.

"Properti ini memiliki kondisi yang sangat berbahaya dan tidak memenuhi standar dasar keselamatan dan higienitas, membahayakan para penghuninya. Dewan akan selalu berupaya memberikan hukuman terberat terhadap orang-orang yang mengabaikan tanggung jawab mereka. Seharusnya kasus ini menjadi peringatan bagi lainnya, bahwa kami memastikan mereka akan berurusan dengan hukum," tutur Ed Watson.



Si pemilik hotel yang bernama Stephen Gethin pun diseret ke pengadilan. Pria berumur 60 tahun itu dikenai denda sebesar 4.980 poundsterling atau sekitar Rp 70.055.604. Stephen dikenai 13 dakwaan, mulai dari tidak menyediakan jalan keluar darurat dalam kasus terjadinya kebakaran, kemudian adanya masalah pada saluran air yang kurang layak, hingga membiarkan kamar hotel terlalu banyak dipenuhi tamu.



Awalnya Stephen dijerat 32 dakwaan. Namun pada perkembangannya 19 dakwaan gugur karena tidak cukup bukti. Atas keputusan pengadilan tersebut, Stephen enggan berkomentar.

















Selasa, 28 Februari 2012

Gawat Makan Chicken Nugget Selama 15 Tahun

Stacey Irvine (17) terpaksa harus  dilarikan ke rumah sakit setelah ia pingsan dan kesulitan bernapas. Sejak usia dua tahun, gadis ini hanya mau makan dengan lauk chicken nugget dan tidak pernah mengasup buah serta sayur.
   


Oleh dokter ia didiagnosa menderita anemia dan pembengkakan pembuluh darah halus di lidahnya. Setelah dirawat di rumah sakit diberikan suntikan vitamin, ia mulai pulih. Meski demikian ia mengaku masih sulit meninggalkan makanan favoritnya itu.







"Chicken nugget di restoran cepat saji sudah menjadi favorit saya. Bersama dengan pacar saya bisa menghabiskan 20 buah," papar gadis yang mengaku tidak bisa mengonsumsi makanan jenis lain.

Variasi makanan yang dipilihnya hanya terbatas pada roti panggang untuk sarapan dan keripik. "Saya pertama kali makan chicken nugget saat berusia dua tahun ketika diajak ibu ke restoran cepat saji. Sejak saat itu saya tergila-gila pada rasanya," katanya.

Menurut Sasha Watkins, ahli gizi dari British Dietetic Association, pola makan yang bervariasi sangat dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan zat gizi makro dan mikro.

   




"Setiap hari hanya mengonsumsi makanan yang sama akan membuat kita kekurangan nutrien penting seperti kalsium, serat, antioksidan, dan lemak sehat," katanya.

Ia menyarankan supaya orangtua tidak cepat menyerah dalam mengajarkan pola makan yang sehat untuk anaknya. "Biasanya anak-anak baru bisa menerima makanan baru setelah ditawarkan 15 kali oleh orangnya," kata Watkins.

Untuk menarik minat anak pada makanan sehat, dia menyarankan agar orangtua juga mengajak anak berbelanja bahan makanankemudian mengajaknya menyiapkan makanan.























BEEF BACON YANG MENGUNDANG SELERA


BEEF bacon atau daging bacon sapi merupakan daging yang dapat dimakan baik dalam keadaan mentah ataupun telah diolah. Hal utama yang harus diperhatikan adalah kualitas daging yang akan digunakan.

Jenis daging olahan sangat banyak. Selain daging asap (smoked beef), daging di sekitar iga sapi yang berlapis lemak juga kerap diolah menjadi daging asap. Salah satunya beef bacon. Bentuk lapisan lemak dan dagingnya yang berselang-seling membuat daging sapi olahan ini mirip bacon, karenanya dinamakan beef bacon.   
Jika Anda mencarinya di pasar tradisional, jangan berharap bisa mendapatkan karena tidak sembarang beef bacon dijual di pasaran. Beef bacon banyak dijumpai di pasar swalayan.




Butuh trik guna mendapatkan beef bacon berkualitas. Simak mengetahui beef bacon berkualitas, seperti penuturan Edo Afrianto selaku Managing Partner Restaurant Outback Steakhouse saat ditemui di Ratu Plaza, Sudirman, Jakarta Selatan
Aroma khas

Beef bacon selalu diambil dari bagian sapi yang terletak di daerah sekitar perut. Beef bacon yang baik, aromanya sangat khas dan tidak anyir.


Warna





Beef bacon memiliki warna yang khas, yaitu merah dan putih. Warna merah dan putih yang keluar lebih alami, bukan yang sangat terang.

Bentuk





Bentuk beef bacon sangat tipis. Tingkat ketipisannya hampir mirip dengan tipisnya selembar kertas. Ketebalan seratnya pun tidak terlalu besar, hanya sekira 1 mm





























Indonesian Freebie Web and Graphic Designer Resources